KESATRIAAN ENTREPRENEUR INDONESIA

Profil Kesatriaan Entrepreneur Indonesia

Kesatriaan Entrepreneur Indonesia merupakan sebuah badan yang berada di bawah naungan PT Widodo Makmur Perkasa, Tbk. Berpusat di Joglo Tumiyono, di Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Kesatriaan Entrepreneur Indonesia bertekad untuk menciptakan 1.000.000 entrepreneur muda.

Program Kesatriaan Entrepreneur Indonesia :
1. Sejuta Agropreneur Muda

Program ini bertujuan untuk mencetak agropreneur muda di sektor pertanian, perternakan dan pangan melalui pelatihan yang diadakan secara reguler. Kesatriaan Tani Muda adalah program pelatihan angkatan pertama yang dimulai pada November 2020 dan diikuti oleh 60 pemuda/i selama 3 bulan. Dilanjutkan oleh Kesatriaan Peternak Muda sebagai angkatan kedua, yang terlaksana pada Maret 2021 dan diikuti oleh 30 pemuda/i dari berbagai kabupaten. Program ini akan dijalankan secara rutin, sebagai tahap rekrutmen calon agropreneur muda. Para alumni dari setiap angkatan akan diseleksi untuk program lanjutan berupa inkubasi bisnis, fasilitasi akses pembiayaan dan kemitraan dengan usaha besar.

2. Inkubasi bisnis

Program pendampingan intensif terhadap entrepreneur muda yang telah merintis usaha, meliputi pelatihan dan pendampingan manajemen bisnis, mentoring dari tenaga ahli, serta fasilitasi jejaring dan kerjasama dengan mitra usaha.

3. Pengembangan Ekonomi Petani dan Peternak

Program pengembangan usaha komunitas atau kelompok petani dan peternak, melalui pelatihan dan pendampingan, penguatan kelembagaan komunitas atau kelompok, serta pengembangan program kemitraan. Program kemitraan dijalankan dengan dukungan PT Widodo Makmur Perkasa, Tbk serta berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan dan asuransi, lembaga pemerintah, serta asosiasi dan koperasi petani atau peternak.

4. Pengembangan Ekonomi Pesantren

Program ini bertujuan untuk penguatan ekonomi lembaga pesantren dan lembaga sosial atau ormas keagamaan, sebagai penggerak ekonomi umat. Potensi ekonomi dan SDM atau santri di pesantren masih belum mendapatkan perhatian optimal dari banyak pihak. Kami meyakini bahwa pesantren dan lembaga sosial keagamaan mampu menjadi penggerak ekonomi umat di grass root, jika mampu dikolaborasikan dan dihubungkan dengan pelaku ekonomi lainnya. Melalui program ini, lembaga pesantren diperkuat sebagai institusi yang mencetak santripreneur dan penggerak ekonomi umat.

Dapatkan Informasi Terbaru PT Widodo Makmur Perkasa, Tbk

Untuk Anda yang berlangganan, kami kirimkan informasi terbaru melalui Email