LIVESTOCK
LIVESTOCK
Slider

CIANJUR FARM

Luas 140 Hektar
Populasi sapi mencapai 28.000 ekor
Kapasitas mencapai 112.000 ekor sapi/tahun
Kegiatan utama : fattening, breeding, feedmill production, organic fertilizer production, mini ranch, cross breeding program dibawah departemen research and development, serta kemitraan.

Sebagai sebuah perusahaan peternakan sapi terintegrasi terbesar di Indonesia, PT Pasir Tengah kini tercatat memenuhi kurang lebih 15% dari total kebutuhan pasar sapi potong nasional. Secara kontinu pemenuhan tersebut disuplai dari 4 fasilitas farm yang tersebar di beberapa lokasi strategis di daerah Cianjur, Cariu, Cileungsi (ketiganya berada di wilayah Jawa Barat) dan Bayat (Klaten, Jawa Tengah) dengan total kapasitas hingga 135 ribu ekor per tahun.

Kualitas produk adalah label utama PT Pasir Tengah dalam memasuki pasar, dimana hal tersebut telah dimulai sejak proses seleksi bakalan di Australia yang telah dikenal sebagai salah satu produsen daging sapi terbaik di dunia karena keberhasilan mereka dalam mengembangkan program breeding yang menghasilkan sapi bakalan dengan pertumbuhan progresif, tahan penyakit, tahan cuaca ekstrem dan terjamin bebas dari Penyakit Mulut & Kuku (PMK) serta Anthrax. Titik kedua untuk menjaga kualitas produk adalah di pelabuhan bongkar muat dan kandang karantina. Kontrol yang ketat diberlakukan sepanjang proses perjalanan sapi di kapal, proses bongkar di pelabuhan, maupun ketika sapi-sapi tersebut masuk lokasi kandang di masing-masing farm. Selanjutnya selama 14 hari sapi akan berada di kandang karantina untuk tindakan observasi oleh tim veteriner farm bersama petugas karantina dari Balai Karantina Pertanian.

Selepas masa karantina, sapi bakalan mendapatkan program penggemukan intensif dengan pakan bergizi tinggi dan aman bagi kesehatan hewan maupun manusia, di bawah pengawasan petugas yang merupakan lulusan terbaik dari beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia dan disokong penuh oleh para ahli peternakan dari kalangan akademisi. Selama 4 bulan masa penggemukan, para petugas akan memantau takaran konsumsi pakan, suplemen, kondisi kesehatan, kondisi habitat atau lingkungan kandang agar selalu bersih, kering dan mendapat sinar matahari yang cukup sehingga sapi selalu merasa nyaman berada dalam kondisi optimal untuk mendukung pertumbuhannya.

Bahagia adalah salah satu filosofi kerja yang diterapkan di  lingkungan kerja dalam garis vertikal dan horisontal. Untuk karyawan, berlaku prinsip “Ihsan” dalam berinteraksi untuk menciptakan harmoni dalam lingkungan pekerjaan.

Berlaku hal yang sama dalam proses interaksi antara karyawan dan sapi. Salah satu komitmen untuk mencapai hal tersebut adalah dengan penerapan prinsip animal welfare dalam penanganan sapi. Komitmen para pekerja dalam menjaga lingkungan sapi tetap nyaman, bersih, sehat serta manajemen pakan yang terjaga dan terencana. Penerapan prinsip ini mengurangi stress sehingga berdampak positif pada kualitas daging sapi. Untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga, kami menerapkan sistem keterlacakan (traceability) dan sistem rantai pasok (supply chain). Hal ini bertujuan untuk mengeliminasi potensi adanya bibit penyakit atau bahan berbahaya di setiap titik sejak sapi datang sampai dipotong di RPH sehingga daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.

Inovasi adalah kunci untuk menjaga eksistensi dan reputasi. Merespon dinamika zaman, PT Pasir Tengah secara konsisten menempatkan anak-anak muda yang energik, kreatif dan inovatif dalam jajaran manajemen sebagai penggerak utama perusahaan.  Visi kerja berbasis Research and Development telah menjadi salah satu kultur kami.

Seiring perkembangan dunia bisnis dan peningkatan kesadaran masyarakat akan higienitas. PT Pasir Tengah mengintegrasikan peternakan sapi yang dimiliki dengan Rumah Potong Hewan (RPH) terbesar di Indonesia, berstandar internasional dengan kapasitas potong 300 ekor sapi per hari.  Bersertifikasi halal MUI dan dilengkapi sertifikasi NKV. Kami berkomitmen dalam melaksanakan proses penanganan sapi sesuai SOP (Standard Operating Procedure) yang menjadi syarat dalam  sertifikasi halal karena kepercayaan konsumen adalah yang utama.

KLATEN FARM

Luas 5 hektar
Populasi mencapai 10.000 ekor sapi.
Berada di bawah manajemen PT Pandanaran Artha Perkasa juga menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Strain Sapi Unggulan dan sebagai “Centre Of Excellence” bekerjasama dengan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada di bawah supervisi para ahli peternakan terkemuka tingkat nasional.

PASIR TENGAH 2 FARM

Luas 5 hektar
Populasi mencapai 5000 ekor sapi.
Peternakan ini disiapkan untuk memenuhi stok pasar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan sekitarnya.

CARIU FARM

Luas 25 hektar
Populasi direncanakan mencapai 25.000 ekor ke depannya.
Saat ini dalam tahap penyelesaian pembangunan dan beberapa kandang sudah mulai dioperasikan. Peternakan ini berpotensi dikembangkan lebih besar dan kompleks di masa mendatang.

Dengan mempertahankan kualitasnya, PT Widodo Makmur Perkasa berhasil menjadi salah satu dari tiga pemain besar di bidang pasokan sapi bakalan di Indonesia. Perusahaan ini juga membuat inovasi dan penelitian untuk mengembangkan sapi silangan unggul bernama GAMA BLUE sebagai hasil kolaborasi kami dengan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Fakultas Kedokteran Hewan University of Liege, Belgia. Kami juga melaksanakan program cross breeding untuk menghasilkan sapi unggulan lainnya, bekerja sama dengan lembaga peternakan dari dalam dan luar negeri.

PAKAN TERNAK

131.000 Ton / Tahun

Kami juga menghasilkan pakan ternak sapi dengan bahan baku pilihan yang aman untuk dikonsumsi oleh sapi dan tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Kapasitas produksi pakan sapi mencapai 131 juta kg/tahun yang digunakan untuk konsumsi internal sebanyak 85% dan didistribusikan 15% untuk pasar eksternal, serta petani plasma binaan.

PUPUK ORGANIK

4.530 Ton / Bulan

Kami memanfaatkan limbah sapi dalam bentuk cair dan padat sebagai pupuk organik yang dipasarkan ke perkebunan skala besar seperti perkebunan kelapa sawit, karet atau tebu dan penggunaan limbah sebagai pupuk dapat mengurangi biaya produksi. Ini merupakan solusi cerdas, selain itu kami berkomitmen dalam melaksankan konsep zero waste untuk mengurangi produksi limbah yang dihasilkan industri agar mampu mereduksi efek rumah kaca (green house effect). Keberlangsungan lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak. Kapasitas produksi pupuk mencapai 4.530 ton/bulan. Langkah selanjutnya adalah memanfaatkan limbah sapi sebagai bahan bakar dalam bentuk briket yang dipasarkan pada industri skala kecil dan menengah di daerah Cianjur dan sekitarnya. Karena bahan bakar briket limbah sapi dapat menciptakan efisiensi serta  tidak menciptakan polusi udara yang berbahaya.

Tahun 2020 akan menjadi langkah maju bagi PT Pasir Tengah karena kami meningkatkan teknologi pemanfaatan limbah rumen sapi ini dikonversi menjaga bahan bakar biogas yang ramah lingkungan, bekerjasama dengan pihak ke tiga ddalam produksinya. Green industry ke depan akan menjadi tren dan solusi bagi pemeliharaan bumi  yang berkelanjutan.