Jakarta, 09 September 2026 – PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mencatatkan capaian terbaru dari program pengembangbiakan Sapi Gagah & Macho (Sapi Gama), rumpun sapi pedaging unggulan milik perusahaan. Melalui anak usahanya di bidang cattle livestock, PT Pasir Tengah, bekerja sama dengan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang untuk mendorong produksi semen beku (straw) Sapi Gama. Hal ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam mendukung pemerintah menuju swasembada daging sapi nasional.
Saat ini Perseroan sudah memiliki 7 (tujuh) ekor pejantan unggul yang strawnya aktif diproduksi, jumlah ini lebih banyak dari sebelumnya yang berjumlah 3 (tiga) ekor. Per Juli 2026, total produksi straw Sapi Gama telah menembus 36.186 dosis. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.435 dosis sudah disalurkan kepada para mitra peternak lokal untuk memperluas jangkauan program pemuliaan ini.
"Kerja sama dengan BIB Lembang dalam memproduksi semen beku Sapi Gama ini merupakan tindak lanjut sekaligus langkah nyata kami dalam mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan, salah satunya dengan mendongkrak populasi sapi di Indonesia. Kedepannya, kami menargetkan produksi staw mencapai 79.000 dosis per tahun yang diharapkan dapat meningkatkan populasi bakalan Sapi Gama 20-30% setiap tahun," ungkap Founder & CEO WMPP, Tumiyono.
Percepatan reproduksi nasional selanjutnya akan dilakukan melalui Teknologi Inseminasi Buatan (IB) dari satu pejantan unggul. Penerapan teknologi ini akan menghasilkan ribuan keturunan, perbaikan produktivitas daging, dengan target bobot mencapai 700–800 kg di usia ±2,5 tahun, dan karkas >58% (diatas rata-rata sapi lokal pada umumnya).
Sebagaimana diketahui, Sapi Gama merupakan sapi pedaging yang dikembangkan oleh WMPP bekerjasama dengan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak tahun 2013. Pengembangan sapi ini merupakan rekayasa genetik hasil persilangan pejantan Belgian Blue dan induk Brahman Cross terseleksi sehingga menghasilkan sapi dengan keunggulan adaptif iklim tropik, berotot ganda dan daging berkualitas premium. Pada tahun 2025, Sapi Gama juga telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian sebagai rumpun baru sapi pedaging di Indonesia. Seluruh informasi terkait perkembangan sapi gama dapat diakses melalui website resmi Perseroan.

